ZMedia Purwodadi

Gunakan Metode Fun Learning; Anggota Kelompok 54 KKN Unugiri Beri Nuansa Baru di Kelas 3 SDN 1 Karangmangu

Table of Contents

Kelompok 54 KKN Unugiri Mengajar di Kelas 3 SDN 1 Karangmangu/Foto: Tim Dekdok


KKN-54 Unugiri, Bojonegoro - Kelompok 54 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) dukung pembelajaran di SDN 1 Karangmangu dengan terjun langsung ke lapangan pada Rabu (30/7).

Salah satu anggota Kelompok 54 KKN Unugiri, Siti Mukholifah, menggunakan metode Fun Learning untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 3. 

Mahasiswi Progam Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) tersebut memberikan ice breaking sebelum memulai pelajaran untuk meningkatkan emosional para siswa. 

Sebelum memasuki pelajaran inti, Olif, sapaan akrabnya, mengulas materi di minggu sebelumnya. Selanjutnya para siswa diminta membaca nyaring dengan didampingi Fredy Bastian Nugroho.

Pendampingan Membaca Nyaring/
Foto: Tim Dekdok
Meski ada beberapa siswa yang belum lancar membaca, mereka didampingi hingga menyelesaikan satu cerita.

"Tujuan membaca sebelum guru menerangkan ini untuk meningkatkan minat literasi baca teman-teman," ungkap Olif.

Guna menjadikan pembelajaran lebih seru dan menyenangkan, Olif membagi para siswa menjadi 3 kelompok. Kelompok yang paling aktif menjawab mendapatkan bintang. Metode ini efektif membuat para siswa terlibat aktif dalam pembelajaran.

"Selain bentuk apresiasi untuk siswa agar lebih semangat, pembelajaran juga diselingi permainan agar emosional anak tetap terjaga atau bisa disebut Fun Learning," ungkap Olif.

Olif juga membuat materi diskusi tentang fungsi otot menjadi aktif dengan langsung mempraktikkan fungsi-fungsi otot seperti badan lemas dan mengangkat meja.

Terakhir, materi menirukan dan melakukan dipandu Fredy dengan praktik langsung seperti belajar bagian tubuh kanan dan kiri, gerak ke atas dan bawah, mengangkat kaki dan lain sebagainya.

Sebagai penutup, para siswa menuliskan surat untuk anggota Kelompok KKN 54 yang mengajar tentang kesan dan pesan setelah pembelajaran. 

Sebelum mengakhiri kelas, Olif kembali bertanya perasaan para siswa. "Senaaang!" jawab mereka kompak.

Salah satu siswa, Inka, merasa pembelajaran tersebut terkesan menyenangkan. "Suka karena pembelajarannya menyenangkan. Ada permainannya, beda dengan pembelajaran biasanya," ucapnya.

Posting Komentar