Observasi Desa Karangmangu; KKN-54 Unugiri Rancang Proker Sinergi dengan Pemerintah Desa
![]() |
| Observasi KKN-54 Unugiri di Desa Karangmangu/Foto: Tim Dekdok KKN-54 |
Kunjungan ini menjadi langkah pertama dalam merancang program kerja yang diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah desa dan membawa dampak positif bagi masyarakat.
Tim KKN, yang terdiri dari 15 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, disambut hangat oleh Kepala Desa Karangmangu, Parji, dan Sekretaris Desa, Frengky di kantor balai desa setempat.
Parji menyatakan rasa syukurnya atas kedatangan mahasiswa Unugiri di desa yang terletak paling selatan di Kecamatan Ngambon tersebut.
"Alhamdulillah sudah datang di Karangmangu. Selamat datang," sambut Parji.
Ia kemudian menjelaskan kondisi geografis dan demografis desanya. Karangmangu memiliki tiga dusun, yaitu Dusun Karangmangu, Dusun Semek, dan Dusun Kalongan yang berada di tengah hutan.
"Jumlah penduduk dikit, tempatnya di pinggir dan di tengah alas hutan," jelasnya, merujuk pada total 1.476 jiwa dengan 513 Kartu Keluarga (KK).
Parji sangat berharap program KKN Unugiri dapat selaras dengan program desa. "Semoga bisa menerapkan baik program dari kampus, dan kita sinergi dengan program yang ada di desa sehingga ada kesinambungan antara program desa dan kampus," tuturnya.
Ia juga berharap agar selama sebulan penuh, mahasiswa dapat menikmati suasana Karangmangu, menjalankan program dengan baik, dan memberikan hasil yang memuaskan.
"Senang, saya selalu membuka lebar untuk mahasiswa yang mana entah itu acara tugas dari kampus atau dengan komunitas agar bisa dikunjungi dari kegiatan-kegiatan dari kampus," tambahnya.
![]() |
| Tim KKN-54 Unugiri bersama Pemerintah Desa Karangmangu/Foto: Tim Dekdok KKN-54 |
Fredy Bastian Nugroho, mahasiswa Sistem Informasi sekaligus Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 54, mengungkapkan harapannya agar program yang mereka rancang dapat bersinergi dengan kebijakan pemerintah desa dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Harapan saya di Desa Karangmangu dapat meningkatkan perekonomian desa dan warga sekitar," ujar Fredy.
Senada dengan Fredy, Khadijah Intan Rahmawati dari program studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) menekankan bahwa observasi ini sangat membantu dalam perancangan proposal program mereka.
"Kita bisa mengetahui kondisi, permasalahan serta menggali potensi di desa tersebut," jelas Khadijah. Ia menambahkan bahwa observasi berjalan lancar dan tim disambut dengan baik oleh Kepala Desa, perangkat desa, serta warga sekitar.
Observasi awal ini menjadi fondasi penting bagi KKN-54 Unugiri untuk menyusun program kerja yang relevan dan berkelanjutan, demi kemajuan Desa Karangmangu.


Posting Komentar