ZMedia Purwodadi

Mahasiswi Kelompok 54 KKN Unugiri Pimpin Rutinan Tahlil Ibu-ibu di Desa Karangmangu

Table of Contents

Suasana Rutinan Tahlil Ibu-ibu Desa Karangmangu/Foto: Pribadi
KKN-54 Unugiri, Bojonegoro — Anggota Kelompok 54 Kuliah Kerja Nyata (KKN)  Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) mendapat kepercayaan untuk memimpin acara rutinan tahlil ibu-ibu di Desa Karangmangu Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (8/8). 

Acara yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.15 WIB ini diisi dengan pembacaan salawat Al-Fatih, Yasin, dan tahlil, serta doa bersama. 

Salah satu mahasiswi dari KKN, Siti Mukholifah, mengungkapkan bahwa ini adalah kedua kalinya mereka mengikuti kegiatan tersebut. "Suasananya sangat hangat, keakraban antara masyarakat dengan KKN semakin erat," ujarnya. 

Ia juga merasa bangga karena teman-teman KKN sudah diberi amanah untuk memimpin pembacaan tahlil dan Yasin, yang menandakan kepercayaan masyarakat.

Senada dengan Olif, anggota KKN lainnya, Agus Elia Ayu Putri, merasa tersanjung atas kesempatan yang diberikan. "Secara tidak langsung, kami juga dapat bersosialisasi dengan ibu-ibu yang asik dan bisa membaur dengan warga sekitar," katanya.

Suami dari Indarti selaku tuan rumah, Lamijan, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para mahasiswi KKN. Ia berharap amal ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah Swt. 

Lamijan juga berpesan kepada para jamaah, untuk tidak meninggalkan salat. "Jika salatnya baik, maka semuanya juga baik," pesannya.

Sementara itu, Ketua Jamaah Tahlil Jamiatul Hidayah, Supatmi, menjelaskan bahwa rutinan tahlil yang dilakukan setiap Jumat ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan berdoa bersama. 

Mayoritas ibu-ibu yang berprofesi sebagai petani meliburkan diri setengah hari dari ladang untuk bisa menghadiri tahlil dan bertemu tetangga.

Acara tahlil ini ditutup dengan pengumpulan Koin NU yang diadakan setiap satu bulan sekali, tepatnya pada Jumat Pahing. 

Pengumpulan Koin NU/Foto: Pribadi

Menurut Kati, salah satu anggota jamaah, koin tersebut ditabung di BMT dan akan dikumpulkan di tingkat kecamatan. 

Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk memfasilitasi berbagai acara seperti penyediaan tenda, sound system, dan makanan.

Posting Komentar