Perkuat Kolaborasi: KKN 54 Unugiri dan Karang Taruna Karangmangu Siapkan Program Agustus
![]() |
| Diskusi Karang Taruna dan Kelompok KKN 54 Unugiri/ Foto: Tim Dekdok KKN 54 |
KKN-54 Unugiri, Bojonegoro - Semangat kolaborasi terus terjaga di Desa Karangmangu. Menjelang perayaan Bulan Kemerdekaan, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 54 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) dan Karang Taruna Desa Karangmangu mengadakan pertemuan penting pada Jumat (1/8).
Pertemuan yang digelar di depan posko KKN 54 Unugiri ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menyukseskan berbagai agenda di bulan Agustus, sekaligus memperkuat sinergi antara pemuda desa dan mahasiswa.
Diawali dengan pembahasan mendalam mengenai rencana awal program kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang bulan Agustus. Suasana diskusi berlangsung interaktif, di mana setiap peserta, baik dari mahasiswa maupun anggota Karang Taruna, aktif menyampaikan ide dan gagasan.
Pembahasan meliputi berbagai aspek, mulai dari persiapan lomba-lomba khas 17 Agustus, kegiatan bakti sosial, hingga potensi acara edukasi atau pemberdayaan masyarakat yang bisa disinergikan. Komunikasi dua arah ini bertujuan untuk memastikan setiap program sesuai dengan kebutuhan, sekaligus memaksimalkan partisipasi seluruh masyarakat desa.
Siti Mukholifah, mahasiswi Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) turut aktif menyampaikan gagasannya. Ia mengusulkan agar lomba-lomba peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini dapat diselenggarakan dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
"Mungkin juga ada rasa bosen bagi para peserta lomba jika lombanya dibuat itu-itu terus, jadi sebaiknya membuat lomba baru yang bisa memberikan daya pikat untuk peserta dapat mengikuti," ucapnya.
Menanggapi berbagai masukan, Hendra, selaku Ketua Karang Taruna Desa Karangmangu, mengapresiasi tinggi partisipasi aktif dari seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa setiap saran dan masukan akan selalu diterima dan ditampung sebagai bagian dari proses perencanaan yang inklusif.
"Tentu, tidak semua saran bisa langsung direalisasikan karena berbagai pertimbangan," ujar Hendra.
Ia menambahkan, "Bagi saran yang mungkin belum bisa diakomodasi kali ini, kami berharap tidak berkecil hati. Semua masukan adalah bentuk kepedulian yang sangat kami hargai dan akan menjadi bahan pertimbangan." Pernyataan ini menunjukkan komitmen Karang Taruna untuk bekerja sama secara transparan dan menerima setiap kontribusi demi kemajuan desa.

Posting Komentar